12pasmantab5827291

De BISAWiki

Sepak bola Nusantara  - Tim Gugus Tugas (task force) yang dibentuk plt Menegpora Agung Laksono untuk menyikapi konflik di tubuh PSSI mulai melakukan komunikasi dengan Presiden FIFA Sepp Blatter dan acting Presiden AFC Zhang Jilong. Dari hasil komunikasi itu, Zhang Jilong direncanakan akan datang ke Indonesia guna membantu mencari solusi terbaik bagi persepakbolaan Indonesia.

Indonesia saat ini terancam kena sanksi FIFA karena kisruh pengurus yang masih berkepanjangan. FIFA rencananya akan menentukan keputusan terhadap Indonesia saat rapat exco FIFA 14 Desember di Tokyo Jepang.

Dalam rilis yang dikeluarkan, Tim Gugus Tugas yang terdiri dari Rita Subowo, sebagai ketua, Tono Suratman (Ketua KONI), Joko Pekik perwakilan Menpora, mantan ketua Komite Normalisasi Agum Gumelar dan Yuli Mumpuni sebagai sekretaris, disebutkan telah memulai tugas sejak 12 Desember.

“Kepada FIFA dan AFC telah disampaikan upaya-upaya yang telah dilakukan sesuai permintaan FIFA dalam membantu menyelesaikan permasalahan di tubuh organisasi persepakbolaan nasional, antara lain mempertemukan kedua pihak PSSI dan KPSI, membentuk gugus tugas dan mengkomunikasikan perkembangan upaya yang dilakukan pemerintah kepada presiden FIFA,” tulis pernyataan Tim Gugus Tugas.

Rita Subowo pun kembali mendesak kepada kubu PSSI dan KPSI untuk mengakhiri dualisme organisasi.Namun, bila sepakbola Indonesia dikenai sanksi, pemerintah akan meminta solusi terbaik. “Bukan hanya tinggal diam tapi tetap tanpa adanya intervensi,” ujar Rita, yang juga Ketua KOI itu, di Kantor Kemenpora Senayan Jakarta.

Pihaknya juga akan meminta AFC turun tangan membenahi kemelut PSSI.Karena AFC juga bagian dari FIFA, sehingga hal tersebut bukan masalah.Dia pun berkelit dari anggapan bahwa gugus tugas hanya akan menjadi pintu masuk bagi FIFA untuk menjatuhkan sanksi kepada Indonesia.

Sebab Gugus Tugas dibentuk sebagi upaya menghindari sanksi FIFA.Namun, Tim Gugus Tugas akan mengambil langkah-langkah antisipasi apapun yang menjadi keputusan rapat exco FIFA 14 Desember besok.

Agung menegaskan akan menjadi sebuah kerugian besar bila Indonesia terkena sanksi. Dualisme tidak akan bisa membawa persepakbolaan Indonesia menjadi maju.” Kisruh ini terjadi karena adanya keegoisan dari masing-masing pihak,” ujarnya.

Ferramentas pessoais